Tuesday, March 22, 2011

Bagaimana Caranya untuk Setia?

Kini kita hidup di zaman di mana keegoisan menjadi aturan utama, dan prestasi pribadi adalah tujuan dari hubungan dan pencapaian diri paling dicari. Salahs atu sifat paling mulia yang bisa dikembangkan seseorang adlaah kemampuan untuk setia, apakah pada keluarganya, pada teman, atasan, atau klub dan organisasinya.

Berikut ini beberapa langkah untuk menjadi setia:

1. Mengerti apa yang dimaksud dengan setia

Anda harus punya kemauan mengizinkan keinginan anda untuk menempati posisi kedua untuk setia dibanding orang lain. Kesetiaan sebetulnya adalah menempatkan seseorang atau sesuatu yang lain di atas dirinya.

2. Mau berkorban
Setia dalam patriotisme, seperti setia kepada bangsa dan negara, telah menempatkan jutaan orang yang gugur dalam perang sepanjang sejarah. Orang-orang yang menjadi tentara adalah orang-orang yang setia pada negaranya, pada benderanya, dan tujuan mereka menjadi tentara. Setia pada teman atau kepada keluarga juga memerlukan pengorbanan.

3. Luangkan waktu untuk melihat kebutuhan siapa saja yang anda setiai

Untuk melangkah kepada kesetiaan, anda harus mengetahui bahwa usaha untuk setia ini tidaklah mudah, dan untuk benar-benar setia, anda harus mau menyediakan diri anda, waktu dan energi anda untuknya.

4. Tanyakan pada diri anda sendiri apakah orang yang anda tawari kesetiaan anda itu berguna

Apakah orang atau organisasi yang memintaimu untuk setia itu berarti? Tergantung filosofi ataupun agaman yang anda ikuti, anda mungkin punya pedoman dalam agama anda itu.

5. Pertimbangkan untung ruginya anda setia

Dalam hal ini mungkin jelas dalam hal pekerjaan. Setia sebagai karyawan seringkali membuahkan imbalan, dengan kenaikan kaji, keamanan kerja, dan penghargaan dari atasan anda. Setia sebagai atasan, yagn mau peduli dengan bawahannya, akan memberikan imbalan bagi anda dengan dedikasi dan kesetiaan yang lebih pada anda.

6. Pertimbangkan biaya kesetiaan anda

Anda harus menentukan hirarki kesetiaan anda menurut nilai pentingya. Setia terhadap kelompok menciptakan dampak negatif pada keluarga anda atau keadaan sosial, mungkin anda tidak perlu terus setia.

7. Seimbangkan kesetiaan adan dengan kebutuhan sehar-hari anda dan keluarga anda

Setia terhadap kelompok sukarelawan atau organisasi sosial yang menyerap waktu yang seharusnya untuk keluarga bisa menyebabkan hilangnya hubungan pribadi anda.

Sumber: http://www.wikihow.com

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sekolah Inggris Online, E-English Class