Sunday, March 20, 2011

Jadilah Seperti yang Anda Inginkan


Izinkan saya memberitahu anda seorang gadis kecil yang terlahir dari sebuah keluarga yang sangat miskin di Backwoods, Tennessee. Dia adalah anak ke 20 dari 22 bersaudara, terlahir prematur dan lemah fisiknya. Perjuangan hidupnya sangat tidak diragukan. Ketika ia berusia 4 tahun dia mengalami penyakit pneumonia dan hati - sebuah kombinasi yang sangat mematikan yang menjadikan kaki kirinya tidak berguna sama sekali. Dia harus menggunakan kaki palsu yang terbuat dari besi. Namun ia sangat beruntung memiliki ibu yang terus menyemangatinya.

Ibunya ini mengatakan pada gadis kecil itu, seorang gadis yang sangat cerdas, bahwa meskipun ia menggunakan kaki palsu, dia bisa melakukan apapun yang ia inginkan dalam hidup. Ibunya berkata pada putrinya itu bahwa semua yang ia perlu lakukan adalah tetap sabar, setia, dan tetap semangat.

Hingga ketika ia berusia sembilan tahun, gadis itu melepaskan kaki palsunya, dan dia membuktikan apa yang dikatakan dokter bahwa ia tidak akan pernah hidup secara normal. Selama empat tahun, dia mengembangkan langkah-langkah ritmis, yang merupakan keajaiban medis. Kemudian gadis itu mendapatkan gagasan, gagasan luar biasa, bahwa dia ingin menjadi pelari wanita terhebat di dunia. Lantas, apa maksudnya - menjadi seorang pelari dengan kaki seperti itu?

Pada usia 13 tahun, dia masuk ke race. Dia masuk masuk di yang paling akhir. Dia mengikuti setiap lomba lari waktu di SMA, dan di setiap lomba dia selalu menempati posisi terakhir. Semua orang memintanya untuk berhenti! Akan tetapi, pada suatu hari dia berada di posisi kedua dari posisi yang paling akhir. Dan kemudian datanglah suatu hari di mana dia memenangkan lomba lari. Semenjak itu, Wilma Rudolph memenangkan setiap lomba yang ia ikuti.

Wilma kuliah di Universitas Negeri Tennessee, tempat di mana ia ketemu pelatih bernama Ed Temple. Pelatih Temple melihat semangat luar biasa dari gadis itu, bahwa dia adalah orang yang punya keyakinan kuat dan bahwa dia memiliki bakat alami. Ed Temple melatihnya dengan sangat baik sehingga ia masuk ke Olimpiade.

Dalam Olimpiade itu ia bersaing dengan pelari wanita terhebat saat itu, seorang gadis Jerman yang bernama Jutta Heine. Belum pernah seorang pun yang mengalahkan Jutta. Tapi pada lomba lari 100 meter, Wilma Rudolph menang. Dia mengalahkan Jutta lomba lari 200 meter. Ia memenangkan dua medali emas pada Olimpiade itu.

Selanjutnya Wilma mengikuti lomba lari 400 meter. Itu adalah persaingan sengit lagi antara Wilma dan Jutta. Dua pelari pertama pada tim Wilma berlari sempurna. Namun ketika pelari ketika menyerahkan tongkat estafet ke Wilma, dia begitu bergembira ketika menjatuhkan tongkatnya, dan Wilma melihat Junta menyerah pada trek itu. Itu rasanya mustahil bagi siapapun yang bisa menyangka keajaiban dan gadis ini. Namun Wilma memang benar-benar melakukannya! Wilma memenangkan tiga medali emas pada Olimpiade itu.

Pelajaran yang bisa diambil adalah: jangan pernah mengeluh dengan keadaanmu, apapun! Raihlah semua impianmu. Abaikan orang yang mengatakan tidak mungkin. Kita bisa menjadi apa yang kita inginkan.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sekolah Inggris Online, E-English Class