
Ada waktu di mana aku menjadi takut untuk mencintai. Karena saat aku jatuh cinta, aku disakiti. Makanya kenapa aku menyebutnya "jatuh" dalam cinta.
Aku akan memberikan semua yang kumiliki, mencintai setulus-tulusnya dan sepenuh hati. Itu akan menjadi pengalaman yang betul-betul emosional dan benar-benar penuh dengan euforia. Aku akan memimpikan tentang obyek dari cintaku sepanjang hari dan sepanjang malam, membayangkan waktu-waktu indah bersama, memikirkan apa yang bisa kulakukan dan kuberikan padanya untuk menunjukkan betapa aku peduli padanya. Aku akan merasa ringan seperti bulu, bersemangat, dan gembira yang mencerminkan indahnya perasaanku. Namun kemudian sesuatu terjadi dan duniaku terasa luluh lantak. Kecewa. Benci. Marah. Sakit.
Mengapa? Bisakah kita mencintai tanpa merasakan sakit? Apakah kekecewaan sesungguhnya adalah harga dari semua kebahagiaan yang kita rasakan ketika kita jatuh cinta? Haruskah kita menerima hal itu apa adanya akrena kita mencintai dan kita akhirnya disakiti?
Beberapa lama setelah pencarian jiwa dan pendalaman makna inspiratif akhirnya yang menemujkan bahwa aku bisa mencintai tanpa merasa sakit. Aku akhirnya mengerti bahwa cinta cinta tanpa syarat adalah jawabannya.
Cinta adalah dorongan paling kuat yang ada di dunia ini. Cinta adalah api yang membakar diri dari dalam, esensi dari kehidupan. Cinta adalah sumber dari segala kenyamanan dan ketentraman. Cinta adalah hadiah yang paling indah yang mendefinisikan tujuan kita dalam hidup. Jika kita tetap ingan bahwa kita memang layak mendapatkan makna yang sejati, kita bisa mencintai sepenuhnya dan berbahagia di sisa hidup kita.
Terimalah bahwa orang mengungkapkan cinta dengan banyak cara
Bagaimana anda mengekspresikan cinta anda? Anda berkata "Aku mencintaimu" tiga kali sehari, anda mencium dan memeluknya setiap ada kesempatan, anda tidak pernah lupa ulang tahunnya, dan anda selalu menyiapkan makanan favoritnya. Bagaimana dia mengeskpresikan cintanya? Dia jarang berkata "Aku mencintaimu," dia jarang menciummu, dia melupakan ulang tahunmu, dan bahkan dia tidak pernah memasak untukmu. Namun ia lebih suka bekerja terus menerus, jalan-jalan bersama hewan piaraannya, membantumu mencuci, mengajakmu nonton di bioskop, dan dan memanggilmu "Sayang." Dia mungkin sangat mencintai anda seperti anda mencintainya, hanya saja caranya mencintai berbeda dengan anda. Jika anda bisa menerima perbedaan itu anda akan memiliki pandangan yang lebih sehat tentang hubungan anda.
Kebahagiaan berasal dari memberikan cinta
Ketika anda mencintai, lakukanlah karena anda ingin. Ada kebahagiaan tak tergambarkan dalam cinta. Berikan saja. Dan nikmatilah kepuasaan karena telah memberikan sesuatu pada seseorang yang anda sayangi. Apakah yang anda berikan itu dihargai atau tidak, carilah kesenangan dalam memberi itu.
Cintailah tanpa mengharapkan apapun
Di sinilah di mana rasa sakit itu muncul: ketika anda menuntut balasan atas cinta yang anda berikan. Sesungguhnya anda mensetting diri anda sendiri untuk kecewa karena cinta tidak selalu terbalaskan. Cinta antara dua orang tidak bisa selalu sama intensitas di waktu dan tempat yang sama. Tidak peduli seberapapun dalamnya cinta pasangan anda terhadap anda, dia tidak akan pernah bisa memenuhi semua kebutuhan anda setiap saat. Dan yang terburuk adalah ketika anda mencintai hanya ketika anda yakin untuk menerima cinta yang sama dari orang yang anda cintai itu. Sedihnya, anda sedang menunggu untuk bersedih selamanya.
Cintailah sekarang juga
Masa lalu sudah lewat dan masa depan hanyalah impian. Yang tersisa hanyalah rasa sakit, bahkan keindahan dan tawa hanyalah tinggal kenangan. Biarkan ia pergi. Bagaimana dengan fantasi dan kekhawatiran anda? Fantasi dan kekhawatiran anda mungkin tidak akan pernah datang. Jalanilah hidupmu sekarang. Berikan cintamu sekarang. Lakukan sekarang dan nikmatilah. Itulah rahasia ketentraman hati.
Buanglah jauh-jauh kebiasan-kebiasaan yang merusak
Ketika anda bersikeras bahwa andalah yang memiliki kendali, bahwa anda selalu benar, baha orang lain harus mengerti anda, anda mencetak harapan-harapan tidak masuk akal tentang diri anda dan orang yang anda sayangi. Hubungan cinta dan kasih sayang itu fleksibel, dinamis, dan berkembang. Beri ruang untuk perubahan dan interaksi. Ijinkan perilauk baru dan belajar dari pengalaman. Ketika kita terbuka dalam hal itu dalam hidup kita, kita membuka diri untuk cinta dan kasih sayang bukan kemarahan dan frustasi.
Ya, anda akan mengatakan bahwa cinta tanpa syarat lebih mudah dikatakan ketimbang dilakukan, khususnya ketika anda telah yakin bahwa itu memberi dan menerima. Cobalah untuk percaya bahwa cinta itu hanyalah memberi. Mereka bilang, "Berilah hingga ia menyakitimu." Kita bilang, "Cintailah hingga tidak lagi merasakan sakit."


6:09 AM
Lintang Sunu
Posted in:
0 comments:
Post a Comment