
Setiap jiwa berhak untuk hidup lebih baik, itulah mengapa mereka mempunyai impian. Dan kadangkala impian-impian itu seringkali tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, dan itulah mengapa perlu adanya perjuangan untuk tetap mempertahankan agar mimpi itu tetap hidup.
Frasa kata "jangan pernah menyerah" bisa dengan mudah dicerna oleh siapapun yang keadaannya dalam hidup itu baik atau yang sangat mungkin menjangkaunya. Tetapi sikap kita total berubah ketika kejadian-kejadian dan orang-orang di sekitar kita tidak sepenuhnya setuju dengan tujuan yang ingin kita raih. Kekhawatiran dan tekanan muncul. Pemikiran untuk tidak mau lagi melanjutkan diam-diam menghinggapi dan pelan-pelan menghilangkan rasa percaya diri.
Hanya ada dua keputusan yang bisa diambil oleh seseorang ketika dia ingin menyerah: terima hidpnya atau benci kehidupannya itu. Keduanya sama. Jelasnya, keduanya menghabiskan waktu hidupnya.
Biasanya, orang yang tidak stabil tenggelam bersama gejolak emosinya. Semakin banyak orang yang menghela nafas karena mimpi-mimpinya seolah seolah-olah impiannya itu menjadi kehidupan mereka. Saat mereka dihadapkan pada kemustahilan-kemustahilan tanpa akhir atas mimpi-mimpinya yang ia banyak curahkan waktunya, biasanya berharap agar mimpi-mimipnya hancur berkeping-keping.
Ada fakta yang jelas bahwa keteguhan, keyakinan, dan spiritualitas bisa menjadi tidak ramah. Hal ini pada biasanya dianggap sebagai akhir dari perjalanan. Berlari satu mil lagi ke depan untuk menyalakan api mimpimu akhrinya merupakan tantangan baru. Mengapa?
Sederhana. Berhentilah sementara, ambl nafas dalam-dalam, dan rasakan detak jantungmu apakah masih berdetak sama seperti detak jantungmu ketika hari pertama anda memikirkan mimpi-mimpimu itu. Jika ia tetapi tidak seperti yang diharapkan, maka pikirkanlah oarng-orang yang impiannya kemudian menjadi nyata dan mengapa.
Hanya ada satu bumbu agar mimpi-mimpinya tetap hidup hingga bisa bernafas hingga nafas terakhir untuk mencapainya. Mereka sekeras tujuan yang belum terpenuhi itu hingga mereka kebal dengan kekecewaan-kecewaan. Ia didorong ke batas-batasnya hingga tujuan dari keberadaannya menjadi terlihat dengan jelas. Dia merasa tidak lelah hingga sesuatu terjadi. Ia mengembangkan sikap mementingkan diri sendiri. Dan satu-satunya yang menjadi masalah dalam hidupnya adalah kenyataan bahwa dia adalah seorang pemimpi aktif.
Bermimpilah seberapa pun besar ataupun kecilnya impian itu, selama diharapkan ia terwujud. Kita semua tahu bahwa mencapai mimpi itu bukanlah perjalanan yang mudah. Itulah mengapa orang mengatakan bahwa keberhasilan bukanlah jalan, tetapi perjalanannya. Jadi ketika yang tidak diharapkan masuk ke jalurnya, kalahkanlah atau anda akan kalah.
Ingatlah: keteguhan dan kesungguhan serta ketekunan berbuah manis.


3:44 AM
Lintang Sunu
Posted in:
0 comments:
Post a Comment